Terjemah Khutbah Al-Haramain | Syaikh Dr. Saud Al-Shuraim – Human Trafficking (Perdagangan Manusia) dan Solusinya dalam Islam

345

Khutbah pertama…

(Menit 04:12)
Wahai manusia sekalian…

Sesungguhnya Allah telah memuliakan anak cucu adam dan membawa nya di daratan dan dilautan, dan memberikan mereka rezeki yang baik dan memberikan mereka keutamaan yang lebih dibandingkan dengan makhluk yang selainnya.dan Mensyariatkan kepada mereka hak-hak yang sempurna dan kewajiban-kewajiban yang jelas yang tidak dapat dipenuhi dengan syariat selain islam.

(Menit 04:39)
Sesungguhnya kemulian itu datang dari nash-nash alquran dari Allah yang maha bijaksana dan yang maha mengetahui.bukan buatan manusia hanya mengetahui yang dipengaruhi oleh perasaan dan membutuhkan kesempurnaan. Dan siapapun yang meneliti realita nya dengan akal sehat, niscaya tidak ada sistem yang dibuat untuk meningkatkan akhlak manusia dan melindungi hak-hak mereka kecuali secara islam mendahului dan mempelopori nya.

(Menit 05:10)
Bagaimana tidak? Hal ini sungguh jelas, karena islam adalah agama Allah dan celupan nya dan siapa yang lebih baik celupannya dari pada Allah dan siapa yang lebih baik sibghah nya pada Allah.

(Menit 05:29)
وَعَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ؛ قَالَ: «لَقَدْ خَطَبَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُطْبَةَ مَا تَرَكَ فِيهَا شَيْئًا إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ إِلَّا ذَكَرَهُ، عَلِمَهُ مِنْ عِلْمِهِ وَجَهِلَهِ مِنْ جَهْلَهِ… متفق عليه.
dari hudzaifah radliyallahu’anhu mengatakan, Nabi ﷺ menyampaikan khutbah kepada kami, yang dalam khutbah itu tidaklah beliau tinggalkan sesuatu yang terjadi hingga kiamat tiba, selain beliau sebutkan, yang tahu akan mengetahuinya, dan yang bodoh tidak mengetahuinya, sungguh aku telah melihat sesuatu yang pernah kulupakan, lantas aku tahu suatu hal yang tidak diketahui seseorang karena ia belum melihatnya, lantas ia pun melihatnya dan mengetahuinya.
(Muttafaq ‘alaihi)

Dan dari jumlah yang lain -wahai hamba-hamba Allah- adalah hak-hak manusia secara umum sebagaimana yang telah ditekankan oleh Rasulullah yang membawa petunjuk dan yang telah ditekankan Rasulullah yang penyayang ﷺ.

(Menit 05:50)
Telah bersabda Rasul ﷺ yang telah diberikan petunjuk :
إنَّ دِماءَكُم، وأمْوالَكم وأعْراضَكُم حرامٌ عَلَيْكُم كَحُرْمة يومِكُم هَذَا، في شهرِكُمْ هَذَا، في بلَدِكُم هَذَا، رواه البخاري.
“Sesungguhnya darah kalian, harta benda kalian, kehormatan kalian, haram atas kalian seperti terlarangnya di hari ini, bulan ini dan negeri ini.” (HR. Bukhari,

(Menit 06:00)
Ini mengandung penekanan yang jelas dari Nabi ﷺ tentang keharamannya tumpah darah dan jiwa manusia beserta yang lainnya.dan haram nya kulit dan memotong bagian dari anggota tubuh bagian yang lainnya, dan pengharaman harta mencakup sedikit banyaknya,dan haramnya kehormatan mencakup didalamnya zina, homo dan kekejian lainnya.dan semuanya itu haram dengan keharaman yang tegas.

(Menit 06:36)
Tidak boleh bagi seorang muslim untuk menjatuhkan kepada saudaranya se-muslim lainnya. Kalau memang seperti itu keadaannya-wahai hamba-hamba Allah- ada sebuah fenomena manusia yang diuji dengan nya dan kerusakannya melebar tanpa batas sehingga persatuan dan membuat peraturan dan sanksi yang bergerak, untuk mencegah penyebaran nya dan mempersempit sumbernya.

(Menit 07:02)
Akan tetapi baranya belum padam seluruhnya dan gaungnya kembali bergema menembus pendengaran jiwa yang sakit dan hati yang rapuh.fenomena itu adalah praktek perdagangan manusia.

(Menit 07:18)
Tahukah kalian apa itu praktek perdagangan manusia? Sesungguhnya hal itu pelanggaran yang parah terhadap hak-hak orang lain yang sudah dimaklumi pada saat kita ini.termasuk juga perekrutan orang atau pengakutan atau penampungan atau penerimaan seseorang atau penggunan kekerasan atau selain demikian dari berbagai bentuk paksaan atau penculikan, atau penipuan atau penggelapan atau penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan seseorang, atau memberikan sesuatu atau menerima bayaran bermanfaat sehingga mendapatkan persetujuan oleh orang yang memegang kendali atas orang lain untuk tujuan eksploitasi.

(Menit 08:04)
Fakta yang sebenarnya -Wahai hamba Allah- makna perdagangan manusia lebih luas dari pada sekedar konsep jual beli saja, meskipun ia termasuk didalam nya.perdagangan manusia memiliki banyak tingkatan.yang paling tinggi adalah melenyapkan jiwa yang diharamkan.dan yang paling rendah adalah memanfaatkan kepolosan seseorang atau yang tidak bersalah dengan bermain dibelakang mereka dan meminta-minta untuk mereka.dan hal itu merupakan bagian dari keburukan yang menginjak-nginjak bahu mereka untuk memperoleh harta kedunia-an dengan mengorbankan akal pikiran,dan harga diri dan harta mereka.terkhususnya dengan diri mereka.

(Menit 08:45)
Jika perdagangan itu pada dasarnya adalah profesi yang mulia maka bentuk nya yang paling jelek adalah praktek perdagangan manusia.kemudian, tidak ada yang lebih berbahaya dan lebih buruk dari pada perdangangkan mereka dalam kondisi krisis pada masyarakat umum.disaat orang-orang peduli sedang sibuk menangani nya.

(Menit 09:08)
bukan hal yang mengherankan -wahai hamba-hamba Allah- krisis itu memiliki pencuri.seperti hal nya harta dan rumah yang mereka curi.hasilnya adalah ekonomi hitam yang merusak, bukan memperbaiki.lebih dekat dengan kriminal, pencucian uang dari perputaran nya yang legal.karena itu adalah tujuan yang tercela.dimana dengan nya hak dan kebebasan orang-orang lemah dirampas.dengan cara mengeksploitasi kan atas ketidak tahuan mereka. Agar tunduk kepada orang yang mem perdangangkan mereka.seperti tunduknya budak kepada tuannya.

(Menit 09:41)
Seandainya para pelaku perdagangan tersebut merenungkan dengan hati yang dalam tentang besarnya keburukan yang mereka lakukan. niscaya mereka tidak berani melakukan nya kepada seseorang dengan memberikan bantuan kepadanya.

(Menit 09:54)
Dari abu mas’ud albadri radhiyallahu anhu.
كُنْتُ أَضْرِبُ غُلَامًا لِي، فَسَمِعْتُ مِن خَلْفِي صَوْتًا: اعْلَمْ، أَبَا مَسْعُودٍ، لَلَّهُ أَقْدَرُ عَلَيْكَ مِنْكَ عليه، فَالْتَفَتُّ فَإِذَا هو رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، فَقُلتُ: يا رَسولَ اللهِ، هو حُرٌّ لِوَجْهِ اللهِ، فَقالَ: أَما لو لَمْ تَفْعَلْ لَلَفَحَتْكَ النَّارُ، أَوْ لَمَسَّتْكَ النَّارُ.
“Aku memukul budak milikku. Lalu aku mendengar suara dari arah belakang, “Ketahuilah wahai Abu Mas’ud! -Ibnul Mutsanna berkata; suara itu berulang hingga dua kali-. Sungguh, Allah lebih mampu atasmu dari pada kamu atas dia.” Aku lalu menoleh ke belakang, dan ternyata orang yang berbicara itu adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Aku lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sekarang ia merdeka karena Allah Ta’ala.” Beliau bersabda: “Sekiranya itu tidak kamu lakukan, sungguh neraka akan meratakanmu, atau beliau mengatakan, “neraka pasti akan membakarmu.”(riwayat muslim)

(Menit 10:38)
Adapun bentuk-bentuk perdagangan manusia -Wahai hamba Allah- adalah beragam, mulai dari eksploitasi kelemahan mereka pada diri korban, perdangangan budi,bahan narkoba atau pemerasan harta, dan pemaksaan naluri yang terlarang atau meminta-minta secara paksa, atau pengambilan organ tubuh untuk memperoleh bagian kecil sebagai imbalan yang lebih besar dari mitra kecil dari para pelaku.

(Menit 11:00)
Dan jika ini mereka tidak menerima hukuman yang keras dari pelaku perdagangan karena lemah nya kinerja mereka.dan katakanlah hal yang sama dalam praktek perdagangan untuk tujuan kerja paksa.orang-orang yang menjadi korban dalam jenis ini sungguh lah banyak, mulai dari tenaga kerja yang salah satu komunitas masyarakat dimana pelanggaran peraturan yang mereka lakukan terkesan dilindungi untuk memperoleh keuntungan dibelakang mereka.

(Menit 11:30)
Disamping itu masalah keberangkatan keluar negeri dengan nya para pelaku, menipu kaum yang lemah. dan memikat mereka dengan menggiurkan agar mereka bersedia meninggalkan tanah air mereka menuju ke negara yang menjanjikan nya.disaat itu muncullah bentuk-bentuk penyimpangan dan ketakutan dan berbagai ekspektasi sehingga sampai ke destinasi yang dituju2x.setelah membayar sejumlah uang kepada pelaku perdagangan sebagai bayaran yang telah meloloskan nya dengan melanggar peraturan perbatasan yang berlaku.

(Menit 12:05)
Selain itu, sesungguhnya salah satu yang tidak kurang kejahatannya dari perdagangan fisik manusia adalah perdagangan yang melemparkan korban ke arah kebinasaan.dengan memperdaya mereka tujuan keinginan para pelaku perdagangan.meskipun hal yang seperti ini menguntungkan secara finansial akan tetapi kerusakannya disisi keamanan, finansial dan pemikiran tidak diragukan lebih parah dari pada kerugian dan keuntungan finansial yang terlarang.

(Menit 12:36)
Kemudian Kendati islam, tidak melarang penggunaan istilah perdagangan manusia secara spesifik.namun dengan jelas telah mengatur larangan banyak tindakan yang mengetahui tindakan ini.dan siapapun yang mempelajari tujuan syariat maka ia mendapati nya membahas perdangangan manusia.meskipun tidak disebutkan dengan ungkapan tersebut.salah satu contohnya menyebutnya satu per satu2x adalah larangan eksploitasi wanita untuk memperoleh keuntungan. Allah ta’ala berfirman :

(Menit 13:10)
وَلَا تُكْرِهُوا۟ فَتَيَـٰتِكُمْ عَلَى ٱلْبِغَآءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًۭا لِّتَبْتَغُوا۟ عَرَضَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۚ
Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi.

(Menit 13:18)
Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsiranya :
Bahwasanya zaman jahiliyah dahulu, ketika mereka memiliki budak wanita, lalu ia perintahkan budak nya tersebut untuk berzina lalu diambilah pajak nya setiap waktu.dan takkala agama Islam datang, lalu Allah telah mengharamkan hal tersebut.

Dan diantara yang lainnya -wahai hamba-hamba Allah- adalah larangan memanfaatkan orang yang berhutang dengan paksa disaat kesulitan, Allah ta’ala berfirman :

(Menit 13:45)
وَإِن كَانَ ذُو عُسْرَةٍۢ فَنَظِرَةٌ إِلَىٰ مَيْسَرَةٍۢ ۚ وَأَن تَصَدَّقُوا۟ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ…
Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu…

(Menit 13:50)
Diantara salah seorang dari kaum jahiliyah biasa mengatakan kepada seorang yang diberi hutang dengan mengatakan : “apakah engkau harus bayar atau hutangmu bertambah”.

(Menit 14:00)
diantara nya -wahai hamba-hamba Allah- adalah peduli islam yang besar terhadap urusan perbudakan. Dengan mempersempit ruang perbudakan dan memperluas jalan memerdekan budak.dan menjanjikan pahala yang besar.bahkan islam menjadikan tingkatan yang pertama untuk membayar kaffarat sebagian dosa besar, yang pertama masalah pembunuh jiwa manusia yang tidak bersalah. Allah ta’ala berfirman :

(Menit 14:25)
وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ ٱللَّهِ قِيلًۭا.
Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah?

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَـٰطِلِ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَـٰرَةً عَن تَرَاضٍۢ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًۭا
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.(Surat An-Nisa (4) Ayat 29)

Khutbah kedua

(Menit 15:28)
Bertaqwalah kepada Allah wahai hamba-hamba Allah, dan ketahuilah, bahwasanya telah diwajibkan atas kalian kepada pemerintah,penegak hukum-hukum baik itu individu maupun masyarakat untuk mempersempit para pelaku perdagangan manusia, dan membatasi pergerakan mereka.dan menemukan jalan bagi mereka.mereka adalah orang-orang yang memanfaatkan kaum yang lemah dan mencari kesenangan kekayaan diatas penderitaan orang lain.

(Menit 16:01)
Waspadalah2x..pekerjaan sama dengan mereka dan mendiamkan kejahatan mereka.karena itu, merupakan bentuk tolong menolong di dalam berbuat dosa dan permusuhan dan memakan harta manusia dengan cara yang bathil.dan jika sesuatu disebut secara bersamaan maka sesuatu yang penting disebutkan dan diucapkan Terima kasih adalah bahwa negeri dua tanah suci yang mulia kerajaan Arab Saudi -semoga Allah melindunginya- mencegah perdangangan manusia segala bentuknya dalam sistem terintegrasi melalui perlakuan peraturan pemberantasan, bergabung dengan agen yang menangani kejahatan keji ini.dalam hal ia telah melakukan peningkatan luar biasa ditingkat resmi dunia.

(Menit 16:42)
Kecenderungan ini, tidak lain adalah perwujudan sikap sebelumnya sesuatu yang dapat identitas keislamannya dan keberadaan nya sebagai kiblat kaum muslimin. tidak jauh dari kita kewaspadaannya, terhadap beberapa perjanjian dan kesepakatan nya yang mengarah kepada istilah identitasnya.yang bertentangannya dengan prinsip-prinsip agama Islam nya dan syariatnya.semua ini adalah buah dari keislamannya.sejak didirikan tiga abad yang lalu, dimana ia tumbuh berkembang dan tunduk ke manhaj moderasi.yang ia merupakan pilihan yang sesuai antara berlebihan dan keras penyimpangan dan extrisme.dengan nya Allah menyatukan yang bercerai berai.

Dan menerangi lentera keimanan dan ilmu pengetahuan.melenyapkan kejahilan dan kesesatan dan menumpas peperangan dan kerusuhan.lalu jalan-jalan aman dan negri bersatu.sehingga mereka menjadi bersatu dan kesatuan dan jalinan yang harmonis.

Dan sistem pemerintahan yang ditetapkan didalamnya adalah bahwa otoritasnya diambil dari kitabullah(Al-quran) dan sunnah Rasul-Nya ﷺ.dimana keduanya menjadi hakim terhadap sistem kenegaraan.

Negri ini telah dimuliakan atas karunia dari Allah ta’ala untuk melayani dua masjid tanah suci yang mulia.dan membangunnya, merawatnya dan memudahkannya sarana bagi pengunjung nya.

Tidak mengherankan-wahai hamba-hamba Allah- kehormatan yang paling mulia yang dengan nya pemimpin nya dimahkotai antara satu sama yang lainnya dengan gelar “pelayan dua kota suci”.

Negri yang mengulurkan tangannya kepada siapa pun yang ingin berjabat tangan dengannya.dan mata nya tidak lengah didalam memantau orang-orang yang ingin merencanakan keburukan mengintainya.

Manhaj inilah yang diikuti oleh para pemimpin nya selama tiga periode.mereka membela negri ini dari tipu muslihat, makar dan kedengkian.sehingga negri ini dengan segala puji bagi Allah terhindar kan dan terbentengi dari keinginan permusuhan dan pemicu kekacauan.yang dilancarkan oleh para anarkis dan para pembuat makar terhadap negera-negara

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here