Terjemah Khutbah Al-Haramain | Syaikh Dr. Abdulbaari Al-Tsubaiti – Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup Manusia

107

Khutbah pertama :

(Menit 00:43)
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.(Surat Ali-Imran (3) Ayat 102)

Al-quran yang agung diturunkan pada bulan yang agung pula, dan menjadikan umat nya mulia di dalam akhlaqnya, dan didalam etika nya dan dalam kehidupannya.

(Menit 01:11)
Al-quran merupakan mukjizat yang Agung yang diturunkan dari langit.dan diantara mukjizatnya adalah memberikan pengaruh yang positif yang mebuat hati dan berbekas didalam jiwa.dan apabila ia dibaca maka ia akan merasakan kelezatan dan manisnya dan ketenangan jiwa.

dan berkaitan dengan turunnya alquran pada bulan yang diberkahi ini.dan jiwa dalam keadaan berpuasa seseorang terlatih untuk manahan diri dari berbagai kenikmatan dari kepribadian yang mulia.dan dengan kondisi demikian ia akan merasakan kerinduan dan kebutuhan terhadap lantunan ayat-ayat suci Al-Quran dan pada waktunya anggota tubuhnya mudah dikontrol.tubuhnya merasakan getaran iman dan hati nya menjadi lebih tentram.

Seharusnya seorang hamba hendaknya memperhatikan dan fokus mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya dan menjalankannya perintahnya.

(Menit 02:06)
Ramadhan adalah bulan untuk membaca Al-Quran secara rutin.dan memperbanyak tilawah Al-Quran pada bulan ini bagaikan memetik buah segar yang melimpah.dan menjalankan perniagaan yang tidak merugi.dan mengumpulkan pundi-pundi harta yang tidak akan habis.dan barangsiapa yang menyertai Al-Quran selama bulan Ramadhan akan merasakan kenikmatan yang tidak sirna.keberkahan hidup dan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

(Menit 02:29)
Barangsiapa yang membaca Al-Quran dengan memaknai nya : sudahkah aku mengambil pelajaran dari tilawah ku?
Sudahkah aku memahami pesan-pesan Allah didalamnya.maka pada saat nya ia akan mendapatkan Al-Quran menjadi obat bagi segala penyakitnya.ia menjadi orang yang kaya walaupun tanpa harta, dan ia berjaya walaupun tanpa penyokong.dan ia tidak akan merasakan kesepian.seperti yang dirasakan oleh kebanyakan orang.

Meletakkan perhatian kepada Al-Quran dan mendengarkan lantunan ayat-ayat Suci pada bulan Ramadhan dari pada yang lainnya.dapat meningkatkan keimanan dan menjernihkan pikiran dan mempertajam analisa dan menghidupkan hati yang mati melalui siraman kehidupan.bagaimana ramadhan benar-benar menikmati panjangnya lantunan bacaan sholat malam mereka.dan merasakan indahnya munajat kepada Allah.dan tidak bosan dengan mendengar firman Allah yang maha pengasih dan penyayang.

(Menit 03:23)
Al-quran menuntun siapa saja yang membaca nya untuk menggapai perbendaharaan nya. berupa cahaya, petunjuk kebenaran dan obat segala penyakit dan berdzikir kepada Allah dan turunnya rahmat dan keberkahan.dan semua itu tidak didapatkan kecuali dengan mentadabburkan ayat-ayat nya.dan merenungi kandungannya.

Dan Lisan yang membaca Al-Quran, dan pikiran mendalami kandungan nya dan hati mengambil pelajaran dari nya.ayat-ayat suci Al-Quran mengambil pelajaran dan merenung kan hati sarana Allah melalui makhluk-makhluk nya yang ada didalam semesta.dengan begitu keyakinan akan kemahabesaran Allah atas kekuasaannya yang semakin meningkat tajam.sebagaimana ia pun semakin yakin ketidak berdayaan makhluk dan keindahan ciptaan Allah.barang siapa kondisi hati nya demikian dan hati nya kepada Rabbnya penuh dengan rasa cinta dan keagungan.

(Menit 04:07)
Allah azza wajalla berfirman :
وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍۢ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٌۭ تَنتَشِرُونَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.(Surat Ar-Rum (30) Ayat 20)

Al-Quran mampu menjadikan pembaca nya menjadi tentram sebagaimana ia dapat menumbuhkan keimanan didalam diri mereka, setiap ia membaca alquran dan menumpuknya.

Ayat-ayat al-quran menegaskan keimanan itu dan perasaan, keimanan bukan hanya keyakinan saja akan tetapi juga yang mana ia mencakup ucapan dan perbuatan.

(Menit 04:41)
Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.(Surat An-Nur (24) Ayat 51)

Ayat-ayat alquran menuntun seorang untuk mendapatkan kenikmatan yang tidak terhingga baik yang tampak maupun tidak tampak.

Diantaranya porsi, sebagian waktu diperuntukan untuk istirahat dan siang untuk waktu bekerja. matahari yang terus bersinar dan bulan yang menerangi dan bintang yang menjadi penunjuk arah. Begitu pula dengan buah-buahan dan hasil pertanian yang melimpah.

Sungguh inilah nikmat-nikmat yang tidak terhitung jumlahnya.kelompok yang mengetahui nya mereka merealisasikan rasa syukur adalah orang yang Allah Firman kan
“Sungguh yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang yang mengetahui”

Pada bulan Ramadhan terhimpun didalamnya dua hal yang Agung, yaitu puasa dan Al-Quran.lalu kedua nya Allah menebarkan rahmatNya sebagimana,

(Menit 05:43)
Allah Ta’ala berfirman :
۞ قُلْ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ.
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(Surat Az-Zumar (39) Ayat 53)

Jangan menjadikan nya sebagai alasan berputus asa, karena Allah akan mengampuni dosa-dosa yang bertumpuk bagi siapa pun yang mau bertaubat dan memanfaatkannya.

Al-Quran yang mulia mengajak para hamba untuk berdo’a kepada Allah, dan memohon kemurahan-Nya yang maha luas.

(Menit 06:11)
Allah Ta’ala berfirman :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(Surat Al-Baqarah (2) Ayat 186)

Al-Quran merupakan kekhawatiran bagi orang yang terdzolimi dan melihat jaminan janji Allah kepada-Nya pada hari kiamat diatas orang yang mendzolimi nya.

(Menit 06:29)
Allah Ta’ala berfirman :
وَنَضَعُ ٱلْمَوَٰزِينَ ٱلْقِسْطَ لِيَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌۭ شَيْـًۭٔا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍۢ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَـٰسِبِينَ
Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.(Surat Al-Anbiya (21) Ayat 47)

Saat lembaran-lembaran mushaf dibaca, seseorang mendapati ayat-ayat yang secara jelas akan hakikat syetan yang permusuhannya dengan manusia.tipu muslihat nya dan pintu-pintu godaannya.dan ciri-ciri pengikutnya dan cara menyelamatkan diri dari nya.dan ia juga mengganggu orang-orang yang beriman. Allag berfirman :
“Sesungguhnya golongan syetan itulah merupkan merekalah golongan yang rugi”.

Al-Quran merupakan menjadi pelajaran peristiwa yang terjadi tanpa dipalsukan.didalam menceritakan bagaimana umat-umat terdahulu mencapai keimanan yang tinggi dan akhlak yang mulia.sebaliknya ia juga menceritakan sebab-sebab jatuhnya suatu golongan dalam kesesatan dan kemerosotan akhlaq.kisah-kisah para rasul dan kaumnya dan mengambil hikmah bagi orang-orang yang beriman.

(Menit 07:29)
Allah Ta’ala Berfirman :
ذَٰلِكَ مِنْ أَنۢبَآءِ ٱلْقُرَىٰ نَقُصُّهُۥ عَلَيْكَ ۖ مِنْهَا قَآئِمٌۭ وَحَصِيدٌۭ
Itu adalah sebahagian dan berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah.(Surat Hud (11) Ayat 100)

Dalam al-quran terdapat banyak ayat yang berisi bantahan terhadap orang-orang yang atheis dan argumentasi mereka.diantara nya apakah mereka tercatat tanpa asal usul atau mereka yang menciptakan diri mereka sendiri.

(Menit 07:43)
Allah Ta’ala berfirman :
أَمْ خَلَقُوا۟ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۚ بَل لَّا يُوقِنُونَ
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).
أَمْ خَلَقُوا۟ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۚ بَل لَّا يُوقِنُونَ
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).(Surat At-Tur (52) Ayat 36-37)

rasa aman dalam kehidupan masyarakat memikirkan tempat tersendiri dalam al-quran.

(Menit 08:11)
Allah Ta’ala berfirman :
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُحِبُّونَ أَن تَشِيعَ ٱلْفَـٰحِشَةُ فِى ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌۭ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.(Surat An-Nur (24) Ayat 19)

(Menit 08:19)
Allah Ta’ala berfirman :
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَـٰمُ رِجْسٌۭ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَـٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan (Surat Al-Ma’idah (5) Ayat 90)

Dan Alquran karim menempatkan dunia sebagai tempat yang tepat.sebagaimana hati manusia yang tenggelam dalam kelezatan dunia untuk sadar.

(Menit 08:40)
Allah Ta’ala berfirman :
ۗ قُلْ مَتَـٰعُ ٱلدُّنْيَا قَلِيلٌۭ وَٱلْـَٔاخِرَةُ خَيْرٌۭ لِّمَنِ ٱتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا..
Katakanlah: “Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa

(Menit 09:00)
Allah Ta’ala berfirman :
وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌۭ يَنظُرُونَ
Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).(Surat Az-Zumar (39) Ayat 68)

Sebelum seorang hamba dikejutkan dengan kondisi yang dia abaikan dan dia terangkan.ayat-ayat suci Al-Quran telah mengingat kan jauh-jauh hari ketubuh manusia akan menjadi saksi

(Menit 09:21)
Allah Ta’ala berfirman :
حَتَّىٰٓ إِذَا مَا جَآءُوهَا شَهِدَ عَلَيْهِمْ سَمْعُهُمْ وَأَبْصَـٰرُهُمْ وَجُلُودُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.(Surat Fusshilat (41) Ayat 20).

Al-Quran karim menggambarkan keadaan penghuni nereka dan surga yang menjelaskan bagaimana kenikmatan surga agar lebih mudah dipahami oleh sebagian manusia, hati dan jiwa manusia dipenuhi rasa rindu dan hasrat terhadap segala kenikmatan didalamnya. Dan semua itu tidak dapat diungkap kan dan dijelaskan dengan kata-kata.

(Menit 09:50)
Allah Ta’ala berfirman :
عَلٰى سُرُرٍ مَّوْضُوْنَةٍۙ
Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,16.
مُّتَّكِـِٕيْنَ عَلَيْهَا مُتَقٰبِلِيْنَ
mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.17.
يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۙ
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,18.
بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَۙ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۙ
dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,19.
لَّا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَۙ
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,20.
وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ
dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,
21.
وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ
dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.22.
وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ
Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah,23.
كَاَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُوْنِۚ
laksana mutiara yang tersimpan baik.

Khutbah kedua…

(Menit 11:00)
Aku wasiatkan kepada kalian dan untuk diri sendiri agar selalu bertaqwa kepada Allah.

Al-Quran telah menjelaskan kondisi manusia, berbagai faktor kekuatan dan kebangkitan, kemulian dan sebab kelemahan mereka serta memberikan mereka berbagai macam solusi penderitaan mereka.

(Menit 11:14)
Allah Ta’ala berfirman :
ٱلَّذِينَ إِن مَّكَّنَّـٰهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ أَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَمَرُوا۟ بِٱلْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا۟ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۗ وَلِلَّهِ عَـٰقِبَةُ ٱلْأُمُورِ
(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.(Surat Al-Hajj (22) Ayat 41)

Diantara fakta yang diangkat oleh al-quran adalah betapa pun kuat badai menerpa dan fitnah melanda dan musuh-musuh bersatu, islam pastilah tetap selalu berjaya tanpa ada

(Menit 11:39)
Allah Ta’ala berfirman :
يُرِيدُونَ أَن يُطْفِـُٔوا۟ نُورَ ٱللَّهِ بِأَفْوَٰهِهِمْ وَيَأْبَى ٱللَّهُ إِلَّآ أَن يُتِمَّ نُورَهُۥ وَلَوْ كَرِهَ ٱلْكَـٰفِرُونَ
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.(Surat At-Taubah (9) Ayat 32).

Dialah yang mengutus rasul-nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dia mengunggulkan diatas semua agama walaupun orang-orang musyrik tidak senang. Kelezatan dan kenikmatan yang didapati oleh orang-orang yang membaca Al-Quran pada bulan Ramadhan akan menguatkan tekadnya dan berteguh semangatnya. Sehingga ia menjadi lebih termotivasi untuk memperbaiki hubungan nya dengan Al-Quran.dan memperbuatkan hubungan nya dengan keimanan setiap tahunnya.

(Menit 12:05)
Allah Ta’ala berfirman :
وَقَالَ ٱلرَّسُولُ يَـٰرَبِّ إِنَّ قَوْمِى ٱتَّخَذُوا۟ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ مَهْجُورًۭا
Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”.(Surat Al-Furqan (25) Ayat 30)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here